DiaPlus membantu proses penyembuhan diabetes secara bertahap hingga mencapai tahap REMISI. Dengan target tinggi tersebut, DiaPlus diformulasikan secara optimal menggunakan kombinasi bahan-bahan terbaik dari dalam dan luar negeri, untuk mendukung efektivitas maksimal.
DiaPlus bekerja melalui tiga mekanisme utama:
Memperbaiki resistensi insulin, sehingga tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin dan mampu mengubah gula menjadi energi secara efektif.
Mendukung regenerasi pankreas, agar dapat kembali memproduksi insulin dalam jumlah yang memadai.
Memperbaiki kerusakan sel akibat gula darah tinggi yang tidak terkontrol, sehingga membantu mengurangi komplikasi jangka panjang dari diabetes.
1. Smallanthus Sonchifolius (10%)
Daun Yacon dari Amerika Selatan
Meminimalkan risiko komplikasi diabetes dengan cara HbA1c, mengendalikan peradangan, mengelola profil lipid (kadar lemak darah), serta menjaga fungsi ginjal maupun liver.
2. Gymnema sylvestre (8,5%)
Daun Gurmar dari Sri Langka
3. Momordica charantia (8%)
Dikenal sebagai pare atau bitter melon
Mengandung senyawa bioaktif seperti charantin dan polipeptida-P yang memiliki efek mirip insulin. Efektif dalam menurunkan kadar gula darah dan memperbaiki toleransi glukosa.
mengandung senyawa seperti flavonoid dan saponin yang dapat membantu menurunkan kadar glukosa dalam darah.
4. Andrographis paniculata (8%)
Sambiloto, dikenal lama sebagai bahan jamu
5. Tinospora crispa (8%)
Brotowali, dipakai sebagai bahan jamu tradisional
7. Curcuma zanthorrhiza (7,5%)
Pelindung Hati dan Anti Radang
Temulawak memiliki efek hepatoprotektif yang menjaga fungsi hati tetap optimal. Meningkatkan nafsu makan, mengatasi gangguan pencernaan, serta meredakan peradangan dalam tubuh secara alami. Memiliki fungsi antara lain :
Anti radang alami dan hepatoprotektor (pelindung hati)
Membantu menurunkan enzim hati, memperbaiki metabolisme lemak dan gula darah
Kombinasi cerdas dari berbagai herbal yang memperkuat efek utama:
Moringa Oleifera (Daun Kelor) – Superfood alami kaya antioksidan, vitamin, dan mineral. Mendukung penyembuhan jaringan dan metabolisme gula.
Glutathione – Master antioksidan yang melindungi sel pankreas, menetralkan radikal bebas, dan mempercepat regenerasi sel.
Trigonella foenum-graecum (Fenugreek) – Kaya serat dan asam amino unik (4-hydroxyisoleucine), terbukti menurunkan gula darah dan kolesterol.
Centella asiatica (Pegagan) – Mempercepat penyembuhan luka diabetik dan memperbaiki sirkulasi mikro.
Curcuma longa (Kunyit) – Mengandung kurkumin, agen antiinflamasi kuat yang menurunkan resistensi insulin dan stres oksidatif.
Angelica sinensis (Dong Quai) – Adaptogen yang mendukung keseimbangan hormonal dan sirkulasi darah.
Cordyceps sinensis – Jamur langka dengan efek adaptogenik dan imunomodulator, memperkuat fungsi ginjal dan energi vital.
Vernonia amygdalina – Daun Afrika yang memiliki aktivitas antidiabetik, menurunkan kadar gula dan memperbaiki lipid darah.
Echinacea purpurea – Meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi dari infeksi yang sering dialami penderita diabetes.
Swietenia macrophylla (Mahoni) – Mengandung flavonoid dan saponin yang mendukung kesehatan pembuluh darah dan metabolisme glukosa.
Cinnamomum verum (Kayu Manis Asli)
Komponen utama dengan efek dominan. Menurunkan kadar gula darah puasa dan meningkatkan sensitivitas insulin secara signifikan. Kayu manis juga dikenal memperlambat pengosongan lambung, mengurangi lonjakan gula darah pasca makan.